Udah lama banget

Nggak update blog, selain karena males juga tidak banyak yang bisa diupdate. Dari yang tidak banyak itu diantaranya
Farhat sudah didaftarkan di TK dekat rumah, Fakhran sudah pintar tawar-menawar dengan orang-orang sekitarnya. Sekarang schedule kerja saya 14 0n 10 0ff, menyenangkan kalau anda tidak punya phobi naik pesawat. Itu yang tidak terjadi pada saya.
Alasan lain nya adalah FB. heheheehhe…

Aturan Salary Cap pemain sepakbola

Gaji pemain sepakbola profesional di liga-liga utama eropa punya range yang lebar dan tidak ada kaitannya dengan lama service atau hierarki tanggung jawab. Katakanlah seorang pemain terkenal di senja karir atau pemain muda yang masih hijau mungkin “hanya” dihargai 10,000 USD seminggu sedangkan pemain bintang di masa puncak bisa bergaji 180,000 USD seminggu padahal keringat yang keluar sama banyak, pengorbanannya sama dan sepakbola adalah permainan tim, Rio Ferdinand tidak berkontribusi 10 kali lipat buat MU daripada yang Anton Ferdinand buat untuk West Ham. Yang beda mungkin hanya kontribusi di luar lapangan seperti penjualan merchandise klub, image dan popularitas. Sepakbola sekarang memang seperti itu.

Tapi apakah policy salary cap perlu? mungkin tidak juga, kalau klub-klub mau serius mengembangkan akademinya supaya tidak usah membeli pemain yang jadi tapi mahal.

Salary cap seperti di NBA sulit diterapkan di UEFA karena kemampuan klub tidak merata dan besarnya liga juga tidak sama. Selain itu ada sistim promosi dan degradasi dimana tim beda divisi seharusnya punya salary cap yang berbeda.

Gaji dan penghasilan dari selain gaji pemain makin lama makin memberatkan klub dan penonton, tiket menjadi mahal, hak tayang TV juga mahal, pada akhirnya penonton TV juga harus menbayar mahal, dan juga barang-barang yang di endorse oleh pemain dan produk yang mensponsori klub, pemain dan tayangan TV.

Tiap klub punya salary capnya masing-masing, ini saja yang dijaga supaya tidak naik karena didikte pemain (bintang) yang sudah ada atau mengakomodasi kedatangan pemain (bintang). Sudah banyak klub yang mengalami krisis karena investasi pemainnya gagal. Transfer mahal, gaji besar tetapi gagal memberikan keuntungan bagi klub di dalam dan di luar lapangan.

Untuk penutup lagi-lagi saya quote kata-kata Tommy docherty (ex MU manager). the king of one liners.

“Players today are a pack of overpaid, pampered, snot nose little ponces. Bring back National Service for the lot of the bastards, I say.”

“Football management these days is like nuclear war. No winners, just survivors.”

 

 

Kalau saya jadi Alex Ferguson…

Seingat saya tiap awal musim berita ketertarikan klub-klub besar pada CR7 mengisi halaman-halaman olahraga di koran. Tiap tahun besaran transfernya makin menggila. tahun ini bahkan bisa mencapai 80 juta euro. CR7 sendiri tidak pernah tegas mengenai komitmennya kepada MU dan membiarkan gossip berkembang tanpa berusaha menghentikannya.

MU di bawah Alex Ferguson tidak pernah membiarkan pemain mendikte klub, dan saya harap tidak memulainya dengan Ronaldo, jadi kalau saya jadi Alex Ferguson saya tidak akan membiarkan Ronaldo merusak tradisi klub dan harmoni dalam tim. Kalau CR7 mau naik gaji? tunggu 18 bulan sebelum kontrak berakhir. Kalau Ia mau pergi ke Real Madrid? biarkan ia pergi. MU lebih besar dari Cristiano Ronaldo.

Saya tidak percaya seorang pemain bisa memenangkan pertandingan sendirian, dan saya juga tidak percaya pemain 80 jutaan punya kemampuan 4 kali lipat pemain 20 jutaan. Dan menurut saya Ronaldo tidak akan sebesar sekarang kalau tidak bermain di MU. Ia masih harus belajar banyak dari Giggs, Solksjaer atau Scholes bagaimana seharusnya pemain menghormati rekan setim, club, kontrak dan menghormati permainan sepakbola.

Sekarang kalau ia jadi pergi ke Real Madrid dengan 80 juta kira-kira siapa 4 pemain 20 jutaan yang pantas dibeli MU? Tentu saja MU tidak perlu membeli 4 pemain pengganti jadi ini hanya berandai-andai saja. Kalau jadi Alex Ferguson saya akan membeli :

1. Rafael van der vaart kalau scholes pensiun van der vaart bisa menggantikan perannya 

2. Julio Baptista, gaya mainnya mirip Rooney.

3. Karim Benzema, yang ini mirip RvN.

4. Igor Akinfeev, untuk pengganti van der saar.

Jadi jual saja Ronaldo mumpung harganya tinggi. Jangan sampai seperti Barcelona yang akhirnya menjual murah Ronaldinho karena kebintangannya meredup.

“Any move from United is a move down. “–Tommy Docherty

Seminggu seperti sebulan

waktu berjalan amat sangat lambat…..

Few Pictures from Mudik (sempet jalan-jalan juga)

 

Menyambut musim panas Indonesia.

Melihat fenomena pilkada di beberapa tempat, saya jadi teringat filmnya Robin William kalau tidak salah judulnya “Man of The Year” dimana seorang host talkshow/komedian bisa menjadi Presiden karena kesalahan sistem komputer, ada ungkapan populer di Amerika yang dikutip oleh Robin William. ” Politicians are just like diaper. They full of crap. We need to replace them always for the same reason. kalau kebetulan ketemu sama yang bersih, cuma masalah waktu saja.

Itu di Amerika, bagaimana di Indonesia? Sejumlah LSM sampai merasa perlu melancarkan kampanye anti politisi busuk, banyak sekali popok kotor yang terlalu lama dipakai sampai membusuk tapi kebanyakan rakyat tidak sadar atau terlalu pemaaf, kesadaran memang terkait dengan kecerdasan dan maaf harus diberikan dengan syarat. Kenyataan di masyarakat luas masih jauh dari itu, mungkin baru dijumpai di kelas menengah terdidik. Mungkin motivasi banyak politisi masih seputar uang dan power sedangkan legitimasinya ada di kepercayaan pemilih. Kepercayaan yang rentan dikhianati karena motivasi nya masih kekuasaan golongan dan uang bukan keadilan dan kesejahteraan (saya bukan kader PKS lho heheheh..)

Sekarang mending kerja baik-baik, kerja keras tidak korupsi, rukun sama tetangga, bayar pajak, bayar zakat dan shodaqoh, menabung dan kalau bisa tamasya sekali-sekali. Pakai pilkada untuk memilih yang rada lumayan. nanti 2009 jangan pilih yang busuk, di bohongin terus kok betah.

Low Batt

Sudah sebulan saya tidak posting apa-apa. Ternyata orang juga bisa low batt, mungkin saya lah target iklan minuman isotonik yang kalau kita minum kita akan jadi 100% kita.
Penyebab orang bisa low batt karena pemakaian energi lebih besar dari yang masuk, saya bicara fisik, mental dan emosional. Mizone tidak akan menyembuhkan saya, saya butuh inspirasi untuk membangkitkan self esteem, saya perlu menajamkan lagi semua senjata saya, saya menjernihkan hati saya yang mengeruh dan mengubah nya menjadi samudera lapang. Saya butuh liburan.

Tuhan sayang pada saya, saya dapat lucky prize 2 tiket PP Jakarta – KL, kepikiran untuk minta voucher hotel gratis + uang saku kepada Nya tapi saya malu. Udah dapat banyak kok merasa kurang.

Good March 08

Maret 2008 adalah bulan yang hebat, buat saya semuanya seperti berkomplot untuk membuat maret lebih menyenangkan lagi, kecuali cuaca. Agenda-agenda yang saling tidak berhubungan tiba-tiba membentuk skenario yang pas buat saya perankan.

Intinya saya bisa pulang kampung agak lama atas biaya perusahaan. Asik kan. Ok, list oleh-oleh bertambah terus karena beritanya mulai menyebar, kali ini tidak menerima titipan kepiting, udang dan saudara-saudaranya. Mau minyak angin ikan mas boleh, minyak batu boleh, coklat-coklat boleh, ikan asin masih boleh, tapi tempat terbatas.

Semalam lewat telpon saya dengar Fakhran sudah mulai nyanyi lagu Balon ku ada lima. Jadi gak sabar cepet-cepet pulang, Setelah di Surabaya 3 hari tanggal 7 Insya Allah baru saya pulang ke Depok. Tanggal 9-14 ke luarkota lagi terus 15-24 mudik ke depok lagi, wah senangnya.

OK, EPL dan LP makin seru, margin peringkat 1 dan 2 menipis, perebutan zona eropa juga memanas. Turut berduka cita buat Arsenal, saya memang support MU tapi saya menghormati pasukan Arsenal yang gagah berani seperti Eduardo.

Kenapa ya saya suka menyelipkan sepakbola di postingan. Ada ungkapan ‘Football is the most beautiful game in the world’. Seorang teman saya bilang sepakbola adalah permainan 22 orang bodoh yang memperebutkan 1 bola. Obviously dia tidak cukup sensitif untuk bisa melihat keindahannya. keindahan kinestetik (kinetik+estetik), teamwork, strategi, passion, courage, drama. Dan sama seperti kehidupan, sepakbola dirusak oleh bisnis rakus, politik busuk dan kriminal perusak tatanan. Contohnya sepakbola indonesia yang sekarat dianiaya PSSI.

Back to business

Balik ke Tarakan lagi setelah hampir 2 mingguan kelayapan business trip, untuk urusan kantor lumayan dapat objectives nya tapi yang lebih penting lagi adalah urusan mengejar hal-hal yang hilang karena jarak. Waktu yang saya punya nggak banyak tapi Alhamdulillah sempet jalan-jalan, berenang, ke pasar, ke rumah saudara-saudara. Ada kabar baik (banyak kabar baik malah), ada kabar kurang baik (MU kalah). Intinya ini kesempatan buat recharge batere hidup saya.

Seperti lagu GNR, nothing lasts forever, even cold november rain. Liburan juga tidak berlangsung selamanya. Mudah-mudahan gak terlalu lama untuk bisa mudik lagi. Jadi dengan semangat ‘make the most of it’ saya akan berusaha bertahan di rantau sini dengan bantuan teman baik saya ‘english premier league’ .

Sedikit recap EPL setelah 26 pertandingan dari 38 sesuai jadwal, Arsenal menambah margin point dengan MU menjadi 5 dan Chelsea menjadi 7. Arsenal menang lawan Blackburn 2-0, MU dengan kostum yang didisain khusus tanpa sponsor (city juga) untuk memperingati tragedi munchen kalah di Old Trafford oleh arch nemesis nya manc city 2-1, musim ini city sudah mengalahkan MU 2 kali sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam 38 tahun. Selain itu Chelsea seri melawan Liverpool. saya pikir AF butuh clinical striker seperti RVN yang berjaya di Real Madrid. Tapi jangan takut kapten Giggs sudah menjanjikan kebangkitan di minggu-minggu mendatang.

Mudik tanpa oleh-oleh.

Akhirnya saya bisa mudik minggu ini sekalian business trip ke Surabaya dan Jakarta, biasanya saya bawa oleh-oleh produk seafood mentah (kepiting, udang, ikan). Hari minggu kemarin saya sudah beli total 8 kiloan rencananya masih mau ditambah beberapa kilo lagi.

Tapi kemudian baru siang ini dapat undangan ke Balikpapan 2 hari untuk beberapa urusan, jadi dengan sangat menyesal oleh-oleh ditinggal di Tarakan. Buat yang sudah saya janjikan oleh-oleh ini, mohon maaf lain kali saja.Tapi janji lain akan saya usahakan untuk dipenuhi, undangan Kaka, keponakan yan baru disunat, mobil-mobilan yang bisa bunyi untuk Farhat (pasti minta donat juga ya..). Jalan-jalan sama Fakhran (kasihan, hal-hal yang kedengaran sepele macam ini adalah barang mewah buat saya).

Satu lagi, saya mudik untuk mengganti kacamata yang sudah baret-baret dan bengkok-bengkok selama 2 tahun saya pakai, kacamata barunya sebenarnya sudah ada dan saya kira sudah saya bawa bulan lalu ke TRK, tapi ternyata dus kacamatnya pas dibuka kosong melompong, isinya ketinggalan di JKT.

image477.jpgimage479.jpg