Maret 2008 adalah bulan yang hebat, buat saya semuanya seperti berkomplot untuk membuat maret lebih menyenangkan lagi, kecuali cuaca. Agenda-agenda yang saling tidak berhubungan tiba-tiba membentuk skenario yang pas buat saya perankan.
Intinya saya bisa pulang kampung agak lama atas biaya perusahaan. Asik kan. Ok, list oleh-oleh bertambah terus karena beritanya mulai menyebar, kali ini tidak menerima titipan kepiting, udang dan saudara-saudaranya. Mau minyak angin ikan mas boleh, minyak batu boleh, coklat-coklat boleh, ikan asin masih boleh, tapi tempat terbatas.
Semalam lewat telpon saya dengar Fakhran sudah mulai nyanyi lagu Balon ku ada lima. Jadi gak sabar cepet-cepet pulang, Setelah di Surabaya 3 hari tanggal 7 Insya Allah baru saya pulang ke Depok. Tanggal 9-14 ke luarkota lagi terus 15-24 mudik ke depok lagi, wah senangnya.
OK, EPL dan LP makin seru, margin peringkat 1 dan 2 menipis, perebutan zona eropa juga memanas. Turut berduka cita buat Arsenal, saya memang support MU tapi saya menghormati pasukan Arsenal yang gagah berani seperti Eduardo.
Kenapa ya saya suka menyelipkan sepakbola di postingan. Ada ungkapan ‘Football is the most beautiful game in the world’. Seorang teman saya bilang sepakbola adalah permainan 22 orang bodoh yang memperebutkan 1 bola. Obviously dia tidak cukup sensitif untuk bisa melihat keindahannya. keindahan kinestetik (kinetik+estetik), teamwork, strategi, passion, courage, drama. Dan sama seperti kehidupan, sepakbola dirusak oleh bisnis rakus, politik busuk dan kriminal perusak tatanan. Contohnya sepakbola indonesia yang sekarat dianiaya PSSI.
Februari 29, 2008
Kategori: Uncategorized . . Penulis: budiwibowofamily . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar